3

Rantau, 7 Juni 2026 – MIMURA FC berhasil menyelesaikan perjalanan gemilang di Liga Futsal Pelajar Banua Season 2 dengan merebut posisi ketiga. Pada laga perebutan peringkat 3 yang berlangsung di B
armawi Futsal Rantau, Minggu (7/6/2026), MIMURA FC mengalahkan SDN Rantau Kiwa 1 dengan skor meyakinkan 4-2.

Pertandingan berlangsung cukup sengit dan penuh semangat. MIMURA FC yang didampingi Koordinator MIMURA FC Redi Renanda dan Pelatih M. Sukma Jaya tampil disiplin sejak awal. Tim asal MIMURA ini berhasil unggul dengan skor akhir 4-2 atas lawannya.

Prestasi ini semakin istimewa karena salah satu pemain MIMURA, M. Baihaqi Khaizan, berhasil menyandang gelar Top Scorer Liga Futsal Pelajar Banua Season 2 dengan total mencetak 24 gol sepanjang turnamen.

Liga Futsal Pelajar Banua Season 2 diikuti oleh 11 tim SD/MI sederajat se-Kabupaten Tapin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan bakat pelajar di bidang olahraga futsal, menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, serta kerja sama tim. Selain itu, liga ini juga menjadi wadah kompetisi positif, mempererat silaturahmi antar sekolah, serta menjaring bibit-bibit atlet futsal berbakat di tingkat pelajar.

Line up MIMURA FC pada pertandingan tersebut:

  • M. Farid Miski (VA)
  • M. Zulfan Azhari (VA)
  • Syalahuddin Salman (VA)
  • M. Rafa Azka P. (VB)
  • M. Faqih Muqaddam (VB)
  • A. Ramadhani (VIA)
  • M. Baihaqi Khaizan (VIA)
  • Azka Tsaqib Alkhalifi (VIB)
  • M. Akhtar Nakhla Salam (VIB)
  • M. Rafa (VIB)

Keberhasilan MIMURA FC meraih peringkat ketiga memberikan pengalaman berharga bagi para pelajar. Selain meningkatkan kemampuan teknis bermain futsal, kegiatan ini juga membentuk karakter sportif, disiplin, dan bertanggung jawab. Turnamen ini turut mendukung perkembangan olahraga futsal di kalangan pelajar Kabupaten Tapin.

Selamat kepada MIMURA FC atas pencapaian yang membanggakan! Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pelajar untuk terus aktif berolahraga dan berprestasi.

Tapin, 4 Juni 2026 – Kepala MI Muhammadiyah Rantau turut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) yang digelar di MIN 2 Tapin. Kegiatan ini mengangkat tema “Standardisasi Praktik Keagamaan Murid Madrasah di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan”.

Rakor menghadirkan narasumber Mujtahidun, S.Pd., M.Pd.I dan Ketua KKMI, Hj. Rumsiah, S.Pd., MM, serta diikuti oleh seluruh kepala MIN/MIS se-Kabupaten Tapin

Tujuan Rakor

Standardisasi praktik keagamaan di madrasah menjadi pedoman bagi seluruh lembaga pendidikan Islam dalam membentuk karakter peserta didik. Dengan adanya acuan yang sama, diharapkan:

  • Terbentuk pembiasaan nilai religius, disiplin, dan akhlakul karimah yang berkelanjutan.

  • Menghilangkan disparitas tata cara pembinaan keagamaan antar-madrasah di Kalsel.

  • Mutu kelulusan siswa dalam aspek praktik keagamaan lebih merata.

  • Tersedia indikator jelas bagi guru dan pengawas untuk mengevaluasi keberhasilan pembinaan ibadah harian, hafalan, literasi Al-Qur’an, dan pembiasaan islami lainnya.



🌟 Manfaat Kegiatan

  • Bagi Murid: Mendapat pemahaman ibadah yang baku, percaya diri dalam praktik ibadah, serta terbentuk kedisiplinan dan akhlak mulia.

  • Bagi Guru: Memiliki acuan konkret dalam merancang program pembiasaan ibadah, penilaian lebih objektif, dan kalender kegiatan lebih terstruktur.

  • Bagi Madrasah: Mempertegas keunggulan kompetitif dengan lulusan yang matang secara akademik dan keagamaan.

  • Bagi Orang Tua & Masyarakat: Lebih yakin terhadap mutu pendidikan agama anak, serta lahir generasi muda yang siap berperan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

📍 Lokasi

MIN 2 Tapin

👥 Peserta

Seluruh Kepala MIN/MIS se-Kabupaten Tapin

Kegiatan ini diharapkan memperkuat identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan berciri khas Islam yang mampu menjadi teladan dalam membangun budaya keagamaan yang disiplin, sehat, dan berkarakter.

Tapin, 3 Mei 2026 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin melalui Pengawas RA/MI, Dra. Sari Jamila, MM, melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan Asesmen Standar Akuntabilitas Sekolah (ASAS) di MI Muhammadiyah Rantau.

Monitoring ini bertujuan memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan Kementerian Agama. Kehadiran pengawas bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan menjadi wadah diskusi, supervisi, dan pembinaan bagi kepala madrasah serta para guru.

Dalam kegiatan tersebut, pengawas memberikan masukan konstruktif terkait administrasi ujian, penyusunan soal yang sesuai standar, serta strategi pengelolaan kelas agar lebih efektif. Kepala Madrasah, Syaefudin, M.Pd.I, bersama Ketua Panitia ASAS, Norhamsyah, S.Pd, turut hadir mendampingi jalannya monitoring.


✨ Manfaat Monitoring

  • Memastikan tidak ada prosedur ujian yang menyimpang dari aturan baku.

  • Menemukan kendala secara real-time dan memberikan solusi agar ujian tetap lancar.

  • Memberikan pembinaan langsung untuk meningkatkan kapasitas manajerial kepala madrasah dan guru.

  • Mengumpulkan data otentik sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan MI di Tapin.

Data hasil monitoring ini akan dibawa ke Kantor Kemenag Kabupaten Tapin sebagai dasar pengambilan kebijakan dan program bantuan pendidikan pada semester berikutnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Kemenag Tapin dan MI Muhammadiyah Rantau semakin erat demi terwujudnya madrasah yang akuntabel, kredibel, dan berkemajuan.

Rantau, 25 Mei 2026 — MI Muhammadiyah Rantau menggelar acara Pembukaan Asesmen Sumatif Semester Genap (ASAS Genap) Tahun Pelajaran 2025-2026 pada Senin, 25 Mei 2026 di Halaman Madrasah. Acara ini dihadiri oleh seluruh Dewan Guru, Tenaga Kependidikan, serta seluruh siswa dan siswi MI Muhammadiyah Rantau.

Kegiatan pembukaan ini bertujuan untuk
mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi, penerapan konsep, serta penguasaan kompetensi dasar yang telah diajarkan selama satu semester penuh. Hasil ASAS Genap akan diintegrasikan dengan nilai asesmen formatif harian menjadi nilai akhir rapor siswa. Selain itu, ASAS juga menjadi tolok ukur efektivitas metode pembelajaran yang digunakan para guru selama enam bulan terakhir.


Sebagai madrasah di bawah naungan Muhammadiyah, ASAS tidak hanya menilai aspek akademik (literasi dan numerasi), tetapi juga mengukur perkembangan sikap, kedisiplinan, serta pemahaman nilai-nilai keagamaan dan kemuhammadiyahan siswa dalam kehidupan sehari-hari. “ASAS bukan sekadar formalitas ujian untuk mencari nilai, melainkan instrumen evaluasi menyeluruh untuk mencetak generasi yang unggul secara akademik dan berakhlak mulia sesuai visi madrasah,” ungkap panitia.

Acara pembukaan ASAS dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada siswa agar lebih fokus dan konsentrasi menghadapi ujian. Kegiatan diawali dengan doa bersama, pembacaan tata tertib ujian, penekanan pentingnya nilai kejujuran (anti-mencontek), serta sambutan motivasi dari Kepala Madrasah. Momentum ini juga digunakan untuk memastikan kesiapan seluruh administrasi ujian dan pembagian tugas pengawasan di antara para guru.


Kepala Madrasah berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat melihat ASAS sebagai peluang untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka selama satu semester, sekaligus membangun rasa kebersamaan antara siswa, guru, dan seluruh warga madrasah.

Dengan semangat kebersamaan dan doa, seluruh peserta berharap pelaksanaan ASAS Genap TP. 2025-2026 dapat berjalan lancar, tertib, jujur, dan penuh berkah.

Tapin – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Rantau turut serta dan melaksanakan Khataman Alquran Kelas VI secara massal bersama siswa/i Kelas VI SD/MI se-Kabupaten Tapin pada Selasa dan Rabu, 19–20 Mei 2026.

MI Muhammadiyah Rantau Melaksanakan Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dilaksanakan di Mushala MIMURA dan Gedung Galuh Bastari Kawasan Rantau Baru. MI Muhammadiyah secara aktif mengikuti dan melaksanakan kegiatan Khataman Alquran baik secara mandiri maupun secara massal bersama peserta lainnya.

Tujuan kegiatan ini adalah:

  • Menumbuhkan rasa cinta dalam diri siswa sejak dini agar senantiasa dekat, gemar membaca, dan berinteraksi dengan Kitab Suci Al-Qur’an.
  • Membentuk karakter Qur’ani (Akhlakul Karimah) sebagai pengingat agar nilai-nilai Al-Qur’an diinternalisasikan menjadi pedoman akhlak dan perilaku sehari-hari.
  • Menunjukkan bukti nyata keberhasilan program keagamaan madrasah kepada orang tua/wali murid.

Manfaat kegiatan ini di antaranya adalah meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, melatih kedisiplinan, serta menjadi bentuk apresiasi atas capaian belajar mereka selama di MI Muhammadiyah.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para siswa Kelas VI MI Muhammadiyah Rantau tampak semangat mengikuti rangkaian khataman, baik bacaan mandiri maupun secara bersama-sama (massal). Keikutsertaan MI Muhammadiyah Rantau dalam kegiatan massal ini semakin memperkuat semangat kebersamaan antar madrasah dan sekolah dasar di Kabupaten Tapin.

Diharapkan melalui kegiatan Khataman Alquran ini, siswa-siswi MI Muhammadiyah Rantau semakin mencintai Al-Qur’an dan menerapkan nilai-nilai mulianya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam rangka membentuk karakter religius siswa sejak dini, MI Muhammadiyah Rantau kembali menggelar kegiatan rutin Sholat Dhuha, Tahsin, dan Tahfiz Al-Quran. Kegiatan ini berlangsung setiap hari Senin pukul 08.00–08.35 Wita di Musholla.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa Kelas IIIA dan IIIB ini dipimpin oleh Ustadz Nabil Seff, dengan didampingi dua guru pendamping, yaitu Siti Rafiah, S.Pd. dan Fatmawati, S.Pd.

Tujuan utama kegiatan ini adalah membiasakan siswa melaksanakan ibadah sejak usia dini, sekaligus memperbaiki bacaan Al-Quran serta meningkatkan hafalan. Melalui kegiatan Tahsin, siswa diajarkan untuk membaca Al-Quran dengan tartil yang benar sesuai kaidah tajwid, huruf, dan harakat. Sementara kegiatan Tahfiz difokuskan pada penghafalan ayat-ayat suci Al-Quran.

Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain:

  • Siswa terbiasa melaksanakan ibadah Sholat Dhuha secara rutin.
  • Bacaan Al-Quran menjadi lebih benar, lancar, dan jelas.
  • Semakin banyak hafalan Al-Quran yang dimiliki siswa.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari siswa. Dengan adanya pembinaan yang konsisten, diharapkan siswa Kelas III MI Muhammadiyah Rantau tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan kecintaan yang tinggi terhadap Al-Quran.

Semoga kegiatan keagamaan rutin seperti ini terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual seluruh siswa MI Muahammadiyah Rantau.

Diberdayakan oleh Blogger.